Rabu, 12 April 2017

Maafkan ragaku yang meminggirkanmu,wahai jiwa...


Hari ini terlewatkan,
Damai..

Aku ingin kembali menulis,berdialog dengan diri sendiri.
Belakangan,hariku terasa ada yang hilang,aku tak lagi bangun pagi dengan goresan pena,.
Tak lagi sempat melepas malam dengan refleksi diri lewat kata kata..
Buku buku berjejer rapi dan hanya jadi pajangan,aku terlalu sibuk dengan urusan duniawi dan melupakan ingin batinku.
Kitab Suci hanya jadi tontonan,
Bahkan sujudku hampir saja lalai,.
Hari ini aku jadi malu pada semua yang ada.memenuhi kamarku seolah mereka berteriak protes,aku meninggalkan mereka demi bagian lain diluar pintu ruang 5x7m ini.
Jangan hilangkan gairah itu dari batinku,
Rutinitas meminggirkan inginku,tapi aku masih ingin memainkan kata demi kata atas nama ketenangan jiwa..
Dari larik demi larik diriku kembali merdeka,jujur pada diri sendiri...
Sepi menghampiri,musik mengalun indah...
Senja merona dari balik Ile Boleng
Saatnya menikmati 'ingin'...
Mari kembali jujur pada diri sendiri atas ingin tersembunyi yang tak mungkin terkatakan pada siapapun,











Tidak ada komentar:

Posting Komentar