Kamis, 31 Mei 2018

19-02-2018,..Hari ini terekam dalam memoriku dimana separuh nyawaku serasa direnggut dari tubuh dan jiwaku:(

 Malam selarut itu Ba,.aku bahkan tak tau kau masih terjaga...
Jarang mengeluh sakit di dada,.
Terkadang di pikiran bodohku sering terlintas biarlah Allah memanggil ayahku saat diriku tak kuasa melihatnya bertahan dalam sakit dan penderitaannya,.
Ayahku pria terkuat,tngguh tak terkalahkan..
Tak banyak yang tau,sekujur tubuh bgian kanannya tak berfungsi pertama kali diserng stroke saat ku klas 4 SD,.Ayahku dikabarkan meninggal di perantauan,ternyata Allah memberinya nikmat hidup sungguh lama dari yang digemparkan,.
Sakitnya membuatku akrab dengan segala jenis ramuan hutan pun obat obatan cina yng tak murah harganya saat aku masih berseragam Merah Putih.
Ayahku tak kenal menyerah,karena dia pribadi yang tak mau kalah apalagi pada sakitnya.
Segal jenis pengobatan dilaluinya,.bahkan hingga tak da yang tersisa dari apapun yang kami miliki saat beliau masih berjaya,..
Dan 1 orang yng begitu tangguh melebihnya adalah Ibuku,..
Ibuku membuat segala hal yang tak mungkin bagi ayahku menjadi ada dan nyata,.
Sekalipun dalam kesulitan ekonomi yang lumayan memberatkan,Ayahku tetap tak kehilangan pesonanya membuat kami selalu merasa berkecukupan karen hebatnya dia.
Ayahku selalu punya cara membuat kami bangga,hidup harus berani,uang bisa dicari semua orang tapi tak semua orang punya nyali yng besar.
Baaaaaaaaaaaaa,...Go sayangno hiko Baaaaa..
Saat napas demi napas menjadi begitu berarti di detik detik terakhir hidupmu,langit sersa runtuh menimpahku dengan beban memenuhi angkasa...
Baaa,terimakasih selalu menggemgam erat tanganku,mempercayakanku banyak tanggung jawab,.
TErimakasih Baaa,atas sorot penuh bangga atas kaki tanganku yang bisa menyambung kaki tanganmu,
Ahhh Bapaaa,dan kini aku merasa begitu sedih,.
Terkadang seperti anak kecil yang harus dikasih hadiah,diberi uang,dan menangis saat ditinggal pulang kembali ke tempat kerja,.
Bapaaaaa,..Aku begitu bersyukur Baaa,Allah begitu baik padaku bahkan sudah seolah2 menyiapkan diriku mengantar pulang ragamu,Bapaa...
Pukul 02.30 dini hri,19 Februari 2018 
dikelilingi kami semua anak cucumu,tetangga setia dan ayah2ku yng begitu menghormatimu Baaaaa,tanganku digenggam erat,Bapa maiko...maiko Bapaaaaa...
Doa doa bergemuruh untukmu,Baaa:(:(
Insya Allah Khusnul khotimah,
Jiwaku kekuatanku,hanya sampai disini Baaaa,meski tak sesuai harapmu,maaf ara ara Bapa:(:(
Harimu tenang,semoga sakit n penderitaanmu meringankan bebanmu kembali padaNYA,..
Semoga Allah mendengar doa doa yg kulantunkan untukmu,Baa...
Semua niat baik yg sudah kujuangkan pun yang tengah kuusahakan,meskipun baktiku bukan apa apa,Ba...namun besar harapku,Allah melihat semua yg sudah kuniatkan,..
Selamat beristirahat dngn tenang,Baaa:(
Sudah tidak sakit lagi,
Tidak perlu menunggu kami lagi,
Maaf ara ara Baaa:(
Karena masa mudamu,suara mu menggetarkan semesta,
di akhir hidupmu,kami tak banyak waktu mengurusmu,Baaaa...
Bapaaa....go sayangno hiko:(
Tuhan lebih sayang jdi semoga tenang istirahatmu Bapa...
Aku yakin Ba,kau saksikan dari duniamu bahwa pelayat tak terkira jumlahnya Bapaaa,.
Kaka Bebe,Kaka Moni,Bapa Jamil....
Bapa teloka rae,
Entah bagaimana diriku tanpa mereka,
Ayahku menghadirkan pria pria gagah di fisik di sekelilingnya,meski hingga akhir hidupnya mereka masih saja belum ada yang mampu menjadi spertinya namun semoga semua seperti yng kau inginkan Bapaaaa,.


















Tidak ada komentar:

Posting Komentar