Rabu, 11 Juni 2014

Jangan lupa dari pintu rumah mana kau keluar,Rendah hatilah,...

10 Juni 2014....
Kesabaranku benar2 diuji,..Tapi saya tidak ingin marah,.agar mereka tau kalau sikap2 bodoh itu hanya menyusahkan diri mereka sendiri,.
Sudah waktunya untuk diam,.
Saya takut,.ketika aku benar2 lelah....peduliku akan berangsur menghilang,..
Belajarlah menghargai setiap niat baik orang sekecil apapun itu,.karena sukses tidak bisa diraih sendiri,.Selalu ada orang yang dengan kontribusinya masing2 akan mengantar hidup kita jauh lebih baik,..
Saya tidak suka ketika orang2 trdekat terlebih adik2 saya mulai lupa diri,
Siapapun kamu,.jika kau susah diatur kau susah menemukan jalan baik untuk hidupmu,.
Kalau kau bisa melakukan semuanya tanpa arahan orang lain,.lakukanlah...!
Lelah mengingatkan,.semakin bertambah usia bukannya mencoba mengurangi beban dengan bersikap lebih menerima keadaan malah menuntut hidup diluar batas kemampuan,..
Sikap bodoh itu hanya akan mempersulit jalanmu,.ketika semua air mata menetes dari jiwa jiwa yang lelah karenamu,.
Kau tak pernah tau bagaimana saya tetap bertahan di masa2 sulit saya,selalu berusaha untuk tetap ada saat kalian butuh sekalipun lebih sering kupaksakan diriku,.
Setiap doa n airmata,.ruas2 jalan yang kulewati bahkan di gelapnya malam,selalu sendiri dan tetap mencoba untuk kuat dan yahhh saya jauh lebih kuat dari yang saya bayangkan,
Pernahkah kau pikirkan itu?!!!!
Masih kecil jangan jadi penyebab kesenjangan antar keluarga,..
Saya tidak suka orang2 seperti itu,
Tak cukupkah contoh2 dari Kaka Kaka kita,.yang sudah melewati sulitnya hidup,berjuang untuk bertahan dari setiap penolakan,Kenapa tak juga mengerti...
Ini bukan soal materi tapi soal etika juga rendah hati..
Jangan lupa dari pintu rumah mana kau keluar,
Jangan samakan diri dengan orang2 yang hidup dalam limpahan berkat ekonomi,.
Kita mungkin tak kecukupan materi,.tapi berkat kasih kita berlimpah,tak semua keluarga bisa saling peduli satu sama lain layaknya kepedulian yang diajarkan kepada kita,
Cobalah untuk selalu bersyukur atas setiap nikmat yang sudah Allah berikan,lihatlah sekelilingmu,.banyak orang tidak menikmati masa masa muda sepertimu,...
Jangan kau lupa,.tak usah jauh jauh melihat ke orang lain,.bahkan Kaka Kaka kita sendiri,dengan rendah hati dititipkan dimanapun,bertahan menyesuaikan diri dengan keadaan diaman kami tinggal,menutup mata juga telinga atas semua kata n sikap yang melemahkan jiwa,.
Dan,.kau lihat sekarang hasilnya,jadi apa kami atas setiap pengorbanan kami di masa lalu,...
Kau ingin jadi sperti kami suatu hari nanti???Rendah hati dan sadar dirilah,...
Mau berhasil yah lakukan sebaik2nya apa yang jadi tugasmu hari ini,.
Mau nyaman dimana kau tinggal yah pintar2lah bersikap,.
Rendah hati bukan berarti rendah diri,..
Kenapa saya selalu punya rumah ditiap tempat yang pernah saya singgahi,.?Karena saya bisa menempatkan diri saya,dan tidak merasa tertekan karena saya melakukan segala sesuau dengan senang hati...
Mulailah berpikir jernih dan bersikaplah selayaknya agar tak menyusahkan dirimu sendiri.
Kalau kau bermain main dengan keinginanmu diluar batas kemampuan kita,silahkan..Toh kau tau itu tidak akan merubah sikapku,.
Untuk pembelajaran yang baik saya tidak pakai perasaan,logikaku yang bekerja..
Setiap hal baik yang kulalukan,kepada siapapun itu,.hanya bermuara pada sebuah kata “IBU”bukan karena kamu,dia,atau mereka,...semuanya hanya karena IBU
Saya ingin selama hidupnya, IBU merasa hidupnya berati karena memilikiku,.
Kalau kau ingin air matanya,resah jiwanya selalu karenamu,.lakukan segala sesuatu semaumu..dan percayalah,.Kau takan pernah bisa jadi apa2!

1 komentar:

  1. selamat malam ibu. sangat bagus pemandangannya.
    bolehkah saya copi foto hasil jepretan ibu.
    contact gila.adith@gmail.com
    terimakasih

    BalasHapus