Jumat, 28 November 2014

Telaga Cebong #DIENG PLATEAU – WONOSOBO#



AKU INGIN HIDUP!!!MERASAKAN SARI PATI HIDUP! Dengan bepergian!!
#ENDENSOR#


Telaga Cebong
Telaga Cebong dikelilingi hamparan bukit bukit kentang,.
Terlihat begitu memukau dari bukit Sikunir,.
Tempat melepas lelah setelah atau sebelum menuju Bukit Sikunir,.
Kabut pagi di permukaan telaga melengkapi eksotisme Cebong,.
Sungguh Luar biasa ciptaanNYA,.




Telaga Warna - DIENG PLATEAU – WONOSOBO #AKU INGIN HIDUP!!!MERASAKAN SARI PATI HIDUP! Dengan bepergian!! #ENDENSOR#



Telaga Warna
Aku ingin menghirup berupa – rupa pengalaman lalu terjun,
Bebas menyelami lika liku hidup yang ujung – ujungnya tak dapat disangka,..
Melihat tayangan My Trip My Adventure sebulan yang lalu dan dalam hatiku ku ikrarkan aku harus bisa sampai di Telaga Warna sebelum menutup tahun penuh warna luka di 2014 ini..
Telaga Warna,.Sungguh memukau..
Kandungan mineralnya mengakibatkan airnya berwarna hijau toska.
Ketika terkena cahaya matahari,danau vulkanik ini akan berubah warna menjadi kebiruan bercampur hijau.
Fantastis!!!
Di kompleks Telaga Warna ini ditemui pula beberapa telaga lain yang tak kalah indahnya dengan Telaga Cebong,.
Batu Prasasti Batu Tulis,.
Arca arca bersejarah juga gua gua dengan nilai historis yang tak bisa terabaikan begitu saja.



Sikunir Sunrise #, DIENG PLATEAU – WONOSOBOAKU INGIN HIDUP!!!MERASAKAN SARI PATI HIDUP! Dengan bepergian!! #ENDENSOR#




Sikunir Sunrise
Aku ingin mengarungi padang dan gurun – gurun, ingin melebur terbakar matahari, limbung dihantam  angin, dan menciut dicengkram dingin..
 Untuk melihat sunrise, jarak yg ditempuh menuju Bukit Sikunir di desa Sembungan +_ 8km.
Desa Sembungan merupakan desa tertinggi di Pulau Jawa,.
Menurut penduduk desa terkadang hujan es turun di desa ini hingga membuat tanaman kentang mati seketika.
Dari Telaga Cebong menuju puncak sikunir butuh waktu sekitar 30 menit.
Cakrawala mulai mengguratkan sinar berwarna emas kekuningan pagi ini,matahari pun mulai keluar dari peraduannya dan tampak malu – malu.
Kemunculannya begitu perlahan namun pasti, membuat kami yang menanti di ketinggian 2300dpl penasaran bercampur gregetan.
Luar biasa sekali ia memainkan rasa.Terleboh, ketika ia mulai menampakkan diri sepenuhnya,.SEMPURNA!
Selain melihat sunrise dari bukit Sikunir, saya juga dapat melihat dengan jelas deretan bukit kentang nan hijau, hamparan sawah, pedesaan,dan kemegahan Gunung Sindoro, Merapi, Merbabu.
Sungguh tak terbantahkan keindahannya.
 



Kamis, 27 November 2014

DIENG PLATEAU – WONOSOBO,AKU INGIN HIDUP!!!MERASAKAN SARI PATI HIDUP! Dengan bepergian!! #ENDENSOR#


DIENG PLATEAU – WONOSOBO
·         Suhu di dataran tinggi Dieng  sekitar 15 – 20’C pada siang hari dan 10 – 4 ‘C pada malam hari.
·         Jogjakarta Wonosobo waktu tempuh ± 4 jam,.Rent Car sehari Rp.250.000,-,disarankan untuk berangkat dari Jogja jam 11 malam,setelah makan malam n sampai di Sembalun jam 04.00 Subuh untuk  menikmati sunrise
·         Jika tak kuat dengan udara dingin,kita bisa menginap di Wonosobo.Waktu tempuh dari Wonosobo ke Dataran Tinggi Dieng sekitar 1 jam



24 Oktober 2014...
Oktober 2014 #Jogjakarta->WONOSOBO DIENG
Dibelakangku ada kekuatan tak terbatas
Di depanku ada kemungkinan tak berakhir
Disekelilingku ada ribuan bahkan jutaan kemungkinan tak terhitung,
Lantas,apa yang harus ditakutkan?!
Melangkahlah sejauh kau mau melihat dunia,
Karena hanya ada satu tempat yang paling kau rindu,..
Aku menyebutnya Rumah,.tempat Ibuku berpeluh ria..
Rumah,.rumahku itu hatimu,Ibu..
Dan di kamar ternyamanku ini,.selalu disini,.kepadamu aku kembali..
Oktober yang begitu menyakitkan tapi juga menyenangkan,.
Inilah hidup,.seperti dua sisi mata uang yang tak pernah terpisahkan,.
Sedih Gembira bergantian satu per satu,.
Banyak sakit yang tak terelakkan tapi ku yakin  aku tetap punya orang2 terhebat yang tak pernah hilang keyakinan akan saya,.merekalah ayah bundaku,..
Untukmu Emak,.ku lewati perjalanan kali ini demi mengurai sesak yg tak mampu ku bendung di kepala juga jiwaku,..
Ku uraikan satu per satu di tiap tempat impianku yang ku singgahi satu per satu agar saat bertemu denganmu dan menjelaskan semua kebohongan selama ini lidahku tak lagi keluh,.
Sudah cukup Emak...
Dia tak bisa,tapi kami bisa!!!
Mungkin ini jalannya,.Ya sudahlah...
Bahkan ketika dia sadar nanti,waktu sudah tak bisa diputar kembali,
Luka tetaplah luka,
Sekalipun nanti termaafkan,tetap saja membekas!

Aku ingin mendaki puncak tantangan, menerjang batu granit kesulitan,
 menggoda mara bahaya..
Aku ingin menghirup berupa – rupa pengalaman lalu terjun,
Bebas menyelami lika liku hidup yang ujung – ujungnya tak dapat disangka,..
Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan – kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul uranium : Meletup tak terduga – duga, menyerap, mengikat, dan terpencar ke arah yang mengejutkan...
Aku ingin ke tempat- tempat yang jauh, menjumpai beragam bahasa dan orang – orang asing,..
Aku ingin berkelana, menemukan arahku dengan membaca bintang gemintang,..
Aku ingin mengarungi padang dan gurun – gurun, ingin melebur terbakar matahari, limbung dihantam  angin, dan menciut dicengkram dingin..
Aku ingin kehidupan yang menggetarkan, penuh dengan penaklukkan..
AKU INGIN HIDUP!!!MERASAKAN SARI PATI HIDUP! Dengan bepergian!!
#ENDENSOR#